Pusdalop Isi Kelas Profesi, Ini Kata Mereka…

Repost from Pusdalops Kab. Pangandaran

LAHIRNYA “SI EMBEB”


Dengan perjalanan memakai kendaraan roda dua, kami berempat menyusuri jalan yang berliku penuh dengan debu dan panas terik matahari akhirnya kami sampai di suatu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sedikit terpencil dan dengan fasilitas berkonsep Natural. Disitu berdiri 2 (dua) bangunan yang saling berhadapan dihalangi oleh sedikit tanah lapang yang tidak begitu besar. Bangunan yang sebelah kiri atapnya memakai genting dan sebelah kanan atapnya memakai asbes, ditengah-tengah kedua gedung itu berdiri tegak “Sang Merah Putih” yang membuat hati kami lebih tergerak untuk mengabdi demi kemanusiaan. 


Kelelahan dalam perjalanan kami sirna setelah kami disambut oleh relawan-relawan pendidikan yang mengelola sekolah tersebut. Satu hal lagi yang membuat kami merasa kecil dimata relawan-relawan pendidikan yang mengelola “SMK Bhakti Karya” yang terletak di Dusun Cikubang Desa Cintakarya Kec. Parigi Kab. 

Pangandaran. SMK Bhakti Karya jurusan Multimedia dikomandani seorang anak muda bernama Irpan Ilmi, S.Hum merupakan Sekolah yang berbasis relawan, siswanya terdiri dari berbagai daerah seperti dari Aceh, Ambon, Kalimantan, Papua dan Jawab Barat. Kami terinspirasi lagi karena perekrutan siswanya sebagian besar anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung. Mereka tidak dipungut biaya sepersenpun bahkan asrama dan makan ditanggung oleh sekolah. 


Metode dan materi mitigasi bencana “Silaturahmi Empati Berbagi Edukasi Bencana atau disingkat Si EMBEB’ yang sudah kami simpan berbulan-bulan alhamdulillah lahir di sekolah yang berbasis relawan. Begitu masuk ke kelas, yang pertama kami lakukan melihat wajah-wajah ceria dengan wajah yang tidak asing lagi bisa ditebak dari daerah mana mereka lahir. Hati kami tambah bergejolak ingin cepat berinteraksi sama mereka, hati kami senang bisa berbagi dan bercengkrama dengan calon-calon relawan dari berbagai daerah. 

Diawali dengan metoda perkenalan Pusdalops PB, dinamika kelompok dan komunikasi, pengenalan jenis-jenis bencana, motivator, pengenalan lagu bencana dan penanggulangan bencana (mitigasi bencana) serta pengurangan risiko bencana dirasakan waktu 2 jam yang diberikan kepada kami sangat sebentar. Sisa waktu semakin tidak terasa dan kamipun melakukan simulasi salah satu bencana yaitu simulasi bencana gempa bumi.

Materi yang kami sampaikan tidak sia-sia, siswa SMK Bhakti Karya langsung berhamburan ke lapangan terbuka, selanjutnya kami melaksanakan Ice Breaking dan Outbound. Kami lihat wajah-wajah mereka antusias dan ceria yang membuat kami semakin bersemangat dan kegiatan diakhiri di kelas dengan Renungan.


Saksi “Si EMBEB” telah lahir di sekolah ini. Tim
Nb: kalau ada anak yang putus sekolah silahkan hubungi SMK Bhakti Karya Parigi, www.sbk.sch.id 

Recommended For You

Splash The Peace, Apa itu ?
Splash The Peace, Apa itu ?

Raut wajah yang berbeda dengan ekspresi nyaris sama dijumpai sejak Jumat (22/9) hingga Min

Read more
Beberapa Siswa Ikut Seleksi Atlet Dayung, Wah…
Beberapa Siswa Ikut Seleksi Atlet Dayung, Wah…

Doakan kami ya ! Kami sedang mengikuti seleksi atlet dayung untuk mewakili kabupaten panga

Read more

Leave a Message

Dapatkan Newsletter Dari Kami

Cart