Paskibra Nusantara Kibarkan Bendera di Lapangan Cintakarya

Sabtu (17/08/2019) dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74,Siswa SMK Bakti Karya Parigi ditunjuk oleh kepala Desa Suli Adiwijaya menjadi pengibar bendera dan Inspektur upacara Desa CintaKarya. Siswa SMK Bakti Karya Parigi sangat berterimakasih karena kepercayaan yang diberikan kepada SMK Bakti Karya Parigi.  Kepercayaan dari Desa Cintakarya masih bertahan sampai saat ini. Siswa SMK Bakti Karya Parigi dilatih untuk memberikan pengibaran yang menarik dan terbaik selama kurang lebih satu bulan.

Meskipun banyak kegiatan-kegiatan  harus diselesaikan, Siswa SMK Bakti Karya Parigi
diajarkan untuk membagi waktu. Di tengah Kesibukan masing-masing siswa yang sangat
padat, mereka tetap menghadiri pelatihan paskibra tersebut. Menariknya, meskipun diselenggarakan di daerah pedesaan, Paskibra Desa Cintakarya beranggotakan siswa dari seluruh penjuru pelosok negeri dari Aceh hingga Papua (Multikultural). Selain menjadi daya tarik bagi para masyarakat, hal ini menjadi bukti aktifitas SMK dalam kegiatan di tengah masyarakat. Selain anggota PASKIBRA yang terdiri dari berbagai daerah, upacara juga semakin semarak dengan petugas upacara yang menggunakan pakaian adatnya masing-masing.

Selepas upacara, kegiatan dilanjutkan dengan arak-arakan karya dari berbagai dusun. SMK Bakti Karya Parigi menampilkan pementasan teatrikal untuk membuka kegiatan. Dilanjutkan dengan Sapi raksasa karya dusun Sidahurip. Sapi besar yang menjadi simbol kemakmuran menarik perhatian masyarakat. Selain ukurannya yang besar, kaki sapi juga dibuat mekanis seakan melangkah dengan bantuan pesawat katrol dari roda sapi.

Arak-arakan dilanjutkan dengan Sidikarya dengan arak arakanhasil pertanian. Salah satu yang menarik perhatian adalah singkong dengan ukuran besar. Singkong yang dipanen tersebut menjadi daya tarik beserta berbagai hasil pertanian. Selain itu jugatampil penggambaran petani yang menjaga lahan dari babi hutan. Tampilan petani yang memancing gelak tawa semakin memeriahkan acara.

 

Sementara itu, Cikubang mempertunjukan hasil karya warga berupa replika monas dan marlin. Replika ini selain menjadi tontonan dan bahan selfie, juga menjadi simbol kenegaraan Indonesia dan simbol Daerah Pangandaran. Kemeriahan kegiatan ditutup dengan acara resepsi yang diselenggarakan hingga malam hari. Melalui kegiatan ini diharapkan warga dapat terus berkarya dalam mengisi kemerdekaan di Desa Cintakarya.

 

Masuk ke akun kamu

REK. BRI A.n yayasan darma bakti karya
401901007247533