“Sekecil apapun langkahmu dengan alam, alam akan memberikan penghargaan, yang tak tergantikan”.
Hubungan manusia dengan alam itu sudah menyatu dan tak bisa terpisahkan, banyak orang yang tidak menyadari akan hal itu. Jika mereka menyadarinya, tidak akan terjadi pencemaran lingkungan dan kebakaran hutan akibat ulah manusia.
Alam bukan hanya memberikan kehidupan, tetapi juga pembelajaran yang luar biasa, bahkan ketenangan dan kebahagian tersendiri.
Bercerita tentang kebahagian yang alam berikan, Rabu, 22 Februari 2023 kami siswa-siswi SMK Bakti Karya Kelas Multikultural Angkatan 7 jalan-jalan ke “Batu Lawang” destinasi wisata terdekat yang ada di Kampung Nusantara. Namun sayang, sekarang sudah ditutup karena sepinya pengunjung.
Meskipun sudah ditutup, siswa SMK Bakti Karya sering pergi kesana untuk jalan-jalan jika merasa bosan di asrama. Jarak dari asrama ke Batu Lawang kira-kira 1 sampai 2 Km saja. Tidak terlalu jauh.
Meskipun cukup dekat, tetapi perjalanan ini adalah perjalanan pertama kalinya bagi kami. Perjalanan ini kami hadiahkan untuk salah satu teman kami yang sedang berulang tahun.
Tak disangka, ternyata tempatnya sangat indah, udaranya sejuk, dan dihiasi percikan air yang menghiasi lawang sungainya. Disana terdapat sungai yang mengalir tidak begitu deras, juga terdapat pepohonan yang melambai-lambaikan daunnya diterpa angin sepoi-sepoi. Damai sekali.
Perjalanan Kami Kesana
Setelah pulang dari sekolah, kami semua berganti pakaian dan kumpul di depan asrama putra untuk menyiapkan perlengkapan yang akan dibawa ke Batu Lawang. Kami berangkat bersama Bapak Rendi selaku wali kelas kami.
Setelah siap, kami pun berangkat ke Batu Lawang. Selama perjalanan kami saling melempar lelucon dan candaan. Semua tertawa dan menikmati perjalanan. Saking menikmatinya, kami sampai tak sadar sudah sampai di Batu Lawang.
Kami langsung melakukan pembagian tugas. Ada yang bertugas menyalakan api, ada yang memasak lauk dan nasi, ada yang mencuci beras, juga ada yang mencari daun pisang untuk wadah nasi. Sambil menunggu nasi dan lauknya matang, kami berenang di sungai yang airnya segar sekali. Setelah itu, kami makan dengan lahapnya. Nikmat sekali.
Ini merupakan pengalaman pertama yang indah bagi kami. Tentunya menjadi memori yang akan kami kenang selalu.
“Jika kau makan nasi, maka cobalah menanam padi”.
Maknanya, kita sebagai manusia janganlah hanya menikmati hasil alam saja, tetapi harus bisa merawat dan menjaganya juga.





