Creator Muda Bandung, Ciptakan Kebaikan dalam Keberagaman

Jumat, tanggal 25 oktober 2019 – Pukul 07 : 00 pagi, siswa siswi yang tepilih dalam seleksi Creator Muda melalui pendaftaran via sosmed mengikuti workshop yang di laksanakan di Hotel Moxy Bandung. Dalam workshop tersebut siswa  diberikan pemahaman dan pembelajaran mengenai Mading Id. Selain itu, pengenalan penggunaan sosmed dengan bijak untuk hal yang lebih bermanfaat yang disampaikan oleh Irpan

Di workshop tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran seputar sosial media saja, siswa juga mendapatkan pembelajaran–pembelajaran yang mengedukasi dalam hal spiritual dan berinteraksi dalam sebuah keberagaman.

Sebut saja Fahd Pahdepi dia adalah seorang penulis, pengusaha, dan aktivis Staf Ahli Kantor Staf Presiden Republik Indonesia untuk bidang politik dan orang muda. Fahd merupakan salah satu dari 20 pemimpin muda berpengaruh versi Australia-ASEAN Emerging Leaders Program. Bakal calon walikota Tangerang Selatan periode 2020-2024. Fahd Pahdepi adalah salah satu pemateri yang menjadi motivator bagi siswa. Di workshop beliau bukan hanya memberikan sebuah materi mengenai sosial media tapi dia juga membagikan sebuah pengalaman mengenai dunia pendidikannya.

Selain itu yang membuat menarik perhatian peserta workshop adalah saat dia menceritakan mengenai seorang pereman yang sangat di takuti dan terkenal sebagai pemimpin orang – orang anarkisme, sebut saja dia Bang Tato. Fhad memberi Bang Tato pekerjaan yang membuat Bang Tato dihargai dan menjadikan Bang Tato lebih baik. Bang Tato seorang preman anarkisme menjadi seorang ustadz. Bang Tato memang dulunya seorang yang anarkis namun Bang Tato bercerita bahwa setelah dia mendapatkan hidayah dan bertemu dengan Fahd Bang Tato merubah dirinya menjadi lebih baik, dari dulunya yang anarkis, brutal, menilai buruk orang – orang cina sekarang pikiran – pikiran dan prilaku tercela itu tidak ada lagi [ cerita Bang Tato ].

Dalam Workshop tersebut panitia juga mempersembahkan sebuah penampilan Band Mini yang menggunakan alat musik dari alat – alat dapur dan gendang dari drum. Selain penampilam musik yang menarik, panitia juga membuat suasana workshop ramai dengan yel – yel yang menyerukan semangat. Dari materi – materi workshop kami mendapatkan sebuah pembelajaran yang sangat bermanfaat mengenai penggunaaan sosial media dengan bijak untuk lebih bermanfaat bagi diri kami sendiri juga orang lain.

Bukan hanya itu saja siswa juga mendapatkan sebuah nasihat

Jangan menilai sseorang hanya dari sebuah penampilan karna sebuah penampilan tidak bisa mencerminkan sifat dan prilaku sesorang – fahd pahdepi.

Masuk ke akun kamu

REK. BRI A.n yayasan darma bakti karya
401901007247533