Sekolah Lapang atau Sekolah Lapangan merupakan pendekatan yang dilakukan di SMK Bakti Karya Parigi pada kluster Ekologi. Kegiatan ini rutin dilaksanakan untuk menunjang proses pembelajaran di sekolah yang lebih partisipatif dan menyenangkan.
Siswa dibagi menjadi 10 kelompok dengan masing-masing kelompok mendapat pembimbing 1 guru untuk memasak. Masakan itu sendiri pada minggu sebelumnya didiskusikan dan dipersentasikan terlebih dahulu. Setiap masakan kelompok mengambil resep dari buku “Masakan Indonesia Mustikarasa” yang terdiri dari makanan dan minuman tradisional.
Di antara menu yang disajikan adalah gulai daun singkong, bakwan jagung, sayur asem, tumis kangkung, tapo, klepon, sup singkong. Selain itu, minuman seperti es sereh, es tomat, es cincau, rujak kelapa muda juga turut dihidangkan.
Kegiatan dimulai pukul 09:00-12:00 WIB
dimulai dari menyiapkan tungku, menyiapkan alat masak, menyiapkan bahan masakan, mencuci alat masak dan bahan masakan, proses memasak, persentasi masakan ke Pak Dayat dan ditutup dengan makan bersama.
Sebagai standar kegiatan di SBK, setiap akhir kegiatan dilakukan evaluasi dan rencana tindak lanjut.





